TNI Peduli! Kodim 0602/Serang Bagikan 100 Masker Gratis Antisipasi Debu Vulkanik Anak Krakatau

TNI Peduli! Kodim 0602/Serang Bagikan 100 Masker Gratis Antisipasi Debu Vulkanik Anak Krakatau

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com – Merespons meluasnya dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Komando Distrik Militer Kodim 0602/Serang bergerak cepat turun ke lapangan.


Senin, 07 September 2026, ratusan masker gratis dibagikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten. Aksi kemanusiaan ini menjadi langkah nyata TNI dalam melindungi kesehatan warga dari potensi gangguan pernapasan.


Sasaran pembagian masker menyasar pengguna jalan, pedagang kaki lima, pengendara ojek, hingga warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Tercatat sebanyak 100 masker berhasil disalurkan secara langsung oleh personel Kodim 0602/Serang.


Komandan Koramil 0602-06/Kramatwatu Mayor Cke Dandi Irwansyah mengatakan, pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam situasi darurat bencana.


"Kami hadir untuk memastikan masyarakat Kramatwatu terlindungi. Debu vulkanik bisa memicu ISPA dan gangguan pernapasan. Melalui kegiatan ini kami juga mengimbau warga agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan," tegas Mayor Dandi.


Selain membagikan masker, personel TNI juga memberikan edukasi singkat kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan, menutup pintu dan jendela saat abu turun, serta memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD.


Kegiatan serupa juga dilakukan serentak oleh seluruh jajaran Koramil di bawah naungan Kodim 0602/Serang sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi bencana.


Warga Kramatwatu menyambut baik aksi tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian TNI yang langsung hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.


Redaksi AkalinNews.com mengapresiasi langkah Kodim 0602/Serang dan mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi pemerintah serta menjaga kesehatan selama situasi abu vulkanik masih berlangsung.