SERANG, AkalinNews.com -- Pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih di Lingkungan Kilasah Dua, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang resmi dimulai. Tahap awal ditandai dengan pembongkaran jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak dan membahayakan pengguna.
Pembongkaran jembatan lama dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026). Jembatan yang menjadi salah satu akses vital masyarakat itu diketahui mengalami kerusakan parah. Lantai beton sudah berlubang dan besi konstruksi mengalami korosi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap adanya jembatan baru yang lebih kokoh dan aman, mengingat jembatan tersebut digunakan sebagai akses penting aktivitas warga sehari-hari.
Berawal dari Usulan Warga
Babinsa Koramil 0602-02/Kasemen, Serda Retno mengatakan pembangunan jembatan ini berawal dari usulan masyarakat setempat kepada pihak Koramil.
“Jembatan ini dibangun berdasarkan usulan dari masyarakat setempat kepada Koramil. Kebetulan Bapak Presiden Prabowo Subianto memiliki program revitalisasi jembatan yang sudah tidak layak, sehingga usulan masyarakat ini dapat ditindaklanjuti,” ujar Serda Retno.
Menurutnya, pembangunan jembatan baru diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Disambut Gembira Warga
Ketua RT setempat, Aliudin, menyambut baik dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih. Ia menyebut kondisi jembatan lama memang sudah sangat memprihatinkan dan butuh penanganan segera.
“Alhamdulillah, kami sebagai masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih karena jembatan yang selama ini kondisinya sudah rusak akhirnya dapat dibangun kembali. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari,” kata Aliudin.
Ia berharap pembangunan berjalan lancar hingga selesai dan jembatan baru bisa digunakan masyarakat dengan lebih aman dan nyaman.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan jembatan yang baru nantinya bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kilasah dan sekitarnya,” pungkasnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih ini menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses penghubung yang telah rusak dan tidak layak pakai.
