HUT Bhayangkara 80: Polda Banten-Pemkab Serang Tebar 3.000 Ikan Nila di Tasikardi

HUT Bhayangkara 80: Polda Banten-Pemkab Serang Tebar 3.000 Ikan Nila di Tasikardi

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com -- 12 JUNI 2026 – Sinergi solid antara Kepolisian Daerah Polda Banten dan Pemerintah Kabupaten Pemkab Serang diwujudkan melalui aksi gotong royong membersihkan kawasan Wisata Danau Tasikardi, Kecamatan Kramatwatu, Jumat 12/6/2026.


Kolaborasi lintas instansi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun HUT ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, sekaligus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia Asri Aman, Sehat, Resik, Indah.


Danau Tasikardi Aset Berharga Banten

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan Danau Tasikardi memiliki nilai sejarah, budaya, dan manfaat besar yang harus dirawat.


"Danau Tasikardi merupakan aset berharga yang dimiliki Provinsi Banten. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab kita bersama agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat", ujarnya di Serang.


Bersih-Bersih dan Tebar 3.000 Bibit Ikan Nila  

Dalam aksi gotong royong, jajaran kepolisian bersama Pemda dan masyarakat bahu-membahu membersihkan area wisata, khususnya dari tumpukan sampah plastik.


Semangat Pelestarian Juga Diwujudkan Lewat Peremajaan Ekosistem Perairan.


"Selain melaksanakan aksi pembersihan kawasan danau, kami juga melakukan penebaran 3.000 bibit ikan nila. Kegiatan ini bertujuan mendukung kelestarian ekosistem perairan sekaligus menjaga keberlangsungan sumber daya hayati di kawasan Danau Tasikardi", jelas Irjen Hengki.


Bupati Serang: Kebersihan Jadi Gaya Hidup

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang turun langsung mendampingi Kapolda.


"Kami secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh program yang luar biasa ini. Tadi kita sudah bersama-sama bergotong royong membersihkan kawasan Tasikardi agar kembali asri, khususnya dari tumpukan sampah plastik", katanya.


Bupati Ratu berpesan agar masyarakat menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup, dimulai dari lingkungan rumah masing-masing. Kepedulian bersama dinilai membawa manfaat besar bagi kesehatan dan menghindarkan wilayah dari potensi bencana banjir.


"Oleh karena itu, yuk teruslah bergerak, bergotong royong untuk membersihkan wilayah kita. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan wujud cinta dan tanggung jawab kita bersama terhadap lingkungan", pesannya.