SERANG, AkalinNews.com -- Ketika warga masih terlelap, komplotan maling beraksi. Namun ketika laporan masuk, Polsek Cikande tidak tinggal diam.
Jajaran Polsek Cikande Polres Serang bergerak cepat merespons kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menimpa warung agen sembako milik warga di Perum Cikande Permai Blok JF No. 11A, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, pada Selasa (3/11/2026) subuh.
Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri hadir memberikan kepastian bahwa Polri ada untuk korban.
"Kami telah menerima laporan tersebut. Kami memahami betapa berat kerugian yang dialami korban. Saat ini tim Unit Reskrim Polsek Cikande sedang bekerja intensif di lapangan untuk mengungkap dan menangkap pelakunya. Kami akan kejar sampai dapat," ujar Kompol Rudika dengan tegas namun penuh empati.
Kejadian itu pertama kali diketahui saksi sekitar pukul 05.30 WIB saat hendak membuka toko. Betapa kagetnya ia, gembok pintu gerbang sudah hilang. Di dalam, beras, minyak sayur, dan tabung gas 3 Kg yang menjadi tumpuan hidup, raib digondol pelaku. Kerugian ditaksir Rp6.000.000.
Untungnya, aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV. Terlihat 1 unit mobil minibus putih yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil kejahatannya. Rekaman ini menjadi petunjuk penting bagi penyidik.
Di tengah musibah yang dialami korban, Polsek Cikande tidak hanya memburu pelaku, tapi juga hadir menguatkan warga.
"Kami imbau kepada seluruh pemilik warung dan pertokoan di Cikande, mari kita jaga bersama lingkungan kita. Gunakan kunci ganda, pastikan CCTV aktif, dan segera lapor ke kami jika melihat hal mencurigakan. Keamanan adalah milik kita bersama," tambahnya.
Polsek Cikande berkomitmen, setiap laporan warga adalah prioritas. Pelaku pasti tertangkap, warga harus kembali merasa aman.
