![]() |
| Keterangan Foto: Garis Police Line Dibuka, Kematian CR Masih Gelap. |
SERANG, AkalinNews.com -- Peristiwa kematian tragis CR, pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) Alexxa, masih menyisakan tanda tanya besar.
Garis polisi atau Police Line yang sebelumnya terpasang di lokasi tewasnya CR di Mall Ramayana Serang, Kota Serang kini telah sudah dibuka oleh Satreskrim Polresta Serang Kota.
Dibukanya police line menandakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah selesai. Namun, motif kematian korban justru hingga saat ini masih gelap.
CR diketahui tewas mengenaskan pada Rabu (16/9) dini hari. Ia diduga melompat dari jendela toilet yang berada di lantai atas Mall Ramayana Serang.
"Iya, toiletnya di kita police line," kata Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, membenarkan lokasi awal korban terjatuh.
Setelah melompat, tubuh CR ditemukan tergeletak di pelataran bawah Mall Ramayana dalam kondisi mengenaskan dan meninggal dunia di tempat.
Dugaan korban melompat dari jendela toilet memunculkan banyak pertanyaan. Apa yang sebenarnya terjadi di dalam THM Alexxa pada Rabu dini hari itu?
Apakah korban mengalami depresi, cekcok dengan rekan, atau ada faktor pengaruh minuman keras yang disajikan di dalam THM tersebut? Hingga kini, polisi belum membeberkan keterangan resmi. Yang jelas, peristiwa ini menambah daftar panjang persoalan THM.
Seperti diketahui, keberadaan THM Alexxa Ramayana memang sedang menjadi sorotan tajam dari para alim ulama di Provinsi Banten.
Belasan ulama dan ormas Islam yang tergabung dalam Amanat Banten bahkan secara khusus mendesak Wali Kota Serang untuk menutup permanen Alexxa Ramayana.
Desakan itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Amanat Banten, KH Wari Syadeli, usai audiensi dengan Pemkot Serang di Masjid Al Madani, Senin (28/9).
Amanat Banten tidak hanya mendesak penutupan THM dan warung miras, tetapi juga meminta penindakan tegas terhadap aparatur pemerintah, aparat negara, hingga pejabat eksekutif dan yudikatif yang diduga terlibat dan membekingi operasional THM di Kota Serang.
Kini, dengan jatuhnya korban jiwa CR di THM Alexxa Ramayana, desakan para ulama tersebut dinilai semakin besar dan harus segera dijawab oleh Wali Kota Serang.
Apakah Pemkot Serang akan berani menutup permanen Alexxa Ramayana setelah nyawa melayang, atau kembali tutup mata?
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dari pihak managemen Mall Ramayana Serang dan THM Alexxa tentang kematian CR.
