Kapolsek Petir Dampingi PJU Polda Banten Gelorakan Poldik di SMKN 1 Tunjung Teja: Stop Gangster Jalanan Dan Cyber Bullying

Kapolsek Petir Dampingi PJU Polda Banten Gelorakan Poldik di SMKN 1 Tunjung Teja: Stop Gangster Jalanan Dan Cyber Bullying

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com -- Semangat Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) terus digelorakan di wilayah hukum Polres Serang. Senin pagi (2/11/2026) pukul 07.00 WIB, SMKN 1 Tunjung Teja menjadi lokasi pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Poldik yang mendukung program Kapolri.


Kegiatan yang diprakarsai oleh Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., ini berlangsung khidmat dan penuh makna.


Tampak hadir dan mendampingi langsung jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, Kapolsek Petir AKP Priyanto, SH., yang menunjukkan sinergitas dan kekompakan dalam membina generasi muda.


Hadir sebagai pembina upacara Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Banten AKBP Baringin Limbong, S.H., M.M., didampingi Diresnarkoba Polda Banten Kombespol Wiwin Setiawan, S.I.K., M.H., Wadir Intelkam Polda Banten AKBP Fadilah Jajuli, S.I.P.,M.IP., Kasat Intelkam Polres Serang AKP Saeful Sani, S.E., Kapolsek Petir AKP Priyanto, SH., serta Plt Kepala Sekolah SMKN 1 Tunjung Teja Sdr. Firdaus.


Mengusung tema tegas dan relevan "Stop Gangster Jalanan serta Cyber Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba".


Dalam amanat Kapolda Banten yang disampaikan oleh AKBP Baringin Limbong, ia menekankan bahwa kenakalan remaja dan narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa.


"Tujuan pendidikan bukan hanya nilai akademis yang tinggi. Pendidikan adalah proses pembentukan karakter untuk menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, dan memiliki daya saing," ujarnya.


Ia juga mengungkapkan data BNN tahun 2025 yang mencengangkan, dimana 28,2 persen pengguna narkoba berusia 15-24 tahun, dengan 312 ribu diantaranya adalah pelajar.


"Gangster jalanan bukanlah simbol keberanian. Membawa senjata, tawuran, mengganggu pengguna jalan bukanlah prestasi. Justru itu menghancurkan masa depan kalian sendiri," tegasnya.


Terkait cyber bullying, ia berpesan dengan penuh empati.


"Anak-anakku, jari kita mungkin kecil, tapi apa yang kita tulis di media sosial dampaknya sangat besar. Satu komentar bisa membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri. Berpikirlah sebelum mengetik, sebelum membagikan, sebelum mengikuti ajakan orang lain," pesannya yang menyentuh hati ratusan siswa.


Sementara itu, kehadiran Kapolsek Petir AKP Priyanto yang mendampingi langsung PJU Polda Banten menjadi bukti nyata komitmen Polsek Petir dalam mendukung program pembinaan generasi muda di wilayahnya.


Upacara selesai pukul 07.40 WIB berjalan aman, kondusif, dan mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah.