SERANG, AkalinNews.com -- Kasus dugaan penipuan berkedok marketing perumahan yang dilakukan oknum berinisial RKS semakin terbongkar. Ternyata korban bukan satu orang saja, sudah banyak warga yang mengaku menjadi korban dengan modus yang sama: unit yang sudah ACC malah dijual lagi ke orang lain oleh RKS dengan kerugian Rp16 juta per korban.
Fakta terbaru yang dihimpun redaksi AkalinNews, Kamis (02/10/2026), keberadaan RKS kini misterius dan diduga kabur. Warga yang menjadi korban sudah berulang kali mencari RKS hingga ke alamat orang tuanya di wilayah Kepandean, namun RKS tidak pernah muncul.
Dari informasi tetangga di sekitar rumah orang tua RKS di Kepandean, memang sudah banyak orang yang datang mencari RKS. Tapi yang bersangkutan tidak pernah ada di rumah, tidak pernah muncul, ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sumber tersebut membenarkan bahwa hampir setiap minggu ada warga yang datang dengan wajah emosi menanyakan keberadaan RKS terkait masalah jual beli rumah.
Kasus ini bermula dari laporan korban yang identitasnya dirahasiakan redaksi. Ia sudah membayar Rp16 juta dan statusnya sudah ACC, namun unit miliknya dijual lagi oleh RKS ke pihak lain. Setelah ditelusuri, ternyata pola double selling itu sudah memakan banyak korban lain.
Saya sudah ACC Rp16 juta, unit saya dijual lagi. Ternyata setelah saya cari info, banyak korban lain. Kami cari ke rumah orang tuanya di Kepandean, dia tidak pernah nongol. Ini jelas dia kabur, kata korban dengan geram.
Para korban yang jumlahnya diduga lebih dari satu orang ini kini sepakat akan membuat laporan kolektif ke Polres Serang. Mereka telah mengantongi bukti transfer, bukti ACC, dan bukti unit dijual dua kali.
Redaksi AkalinNews sengaja merahasiakan identitas korban dan sumber di Kepandean demi keamanan sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Masyarakat Banten diimbau waspada terhadap oknum RKS yang kini diduga buron. Jika melihat atau mengetahui keberadaan RKS, segera laporkan ke pihak kepolisian atau ke redaksi.
Jangan tergiur harga rumah murah, pastikan bayar ke rekening PT resmi, bukan ke rekening pribadi RKS, dan cek langsung ke developer apakah nama Anda sudah ter-lock di unit tersebut.
Catatan Redaksi: Redaksi AkalinNews membuka posko pengaduan. Bagi Anda korban RKS yang pernah mencari sampai ke Kepandean dan tidak menemui RKS, hubungi redaksi untuk laporan bersama ke Polres.
