Kapolsek Carenang Tanamkan Disiplin dan Selamatkan Generasi dari Narkoba Hingga Cyberbullying di SMAN 1 Binuang

Kapolsek Carenang Tanamkan Disiplin dan Selamatkan Generasi dari Narkoba Hingga Cyberbullying di SMAN 1 Binuang

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com -- Bukan sekadar upacara Senin pagi biasa. Ada pesan cinta untuk masa depan di SMAN 1 Binuang.


Senin (26/10/2026) pukul 07.15 WIB, 460 pasang mata siswa SMAN 1 Binuang tertuju pada satu sosok di podium pembina upacara. Dialah Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, S.H., yang hadir bukan dengan borgol dan tilang, tapi dengan hati seorang ayah yang peduli pada anak-anaknya.


Kehadirannya merupakan wujud nyata program unggulan Kapolda Banten, Polisi Peduli Pendidikan (Poldik), yang bertujuan menyelamatkan generasi muda Banten dari jurang kenakalan remaja.


Lapangan SMAN 1 Binuang mendadak hening saat Kapolsek mengambil alih mikrofon. Suaranya tegas, namun kalimatnya mengalir humanis dan menyentuh.


Adik-adikku semua, kalian adalah harapan orang tua, harapan bangsa. Di pundak kalian nanti masa depan negeri ini. Jangan kotori masa depan itu dengan narkoba, tawuran, dan jari-jari yang salah mengetik di media sosial.


Enam pesan kehidupan pun ia titipkan, yang membuat ratusan siswa terdiam dan merenung:


1. DISIPLIN ADALAH MAHKOTA PELAJAR

Tanpa disiplin, tidak ada prestasi. Taati tata tertib sekolah, karena dari disiplin kecil inilah karakter besar akan lahir.


2. NARKOBA: SEKALI COBA, MASA DEPAN HANCUR

Kapolsek menatap tajam para siswa. Ia mengingatkan narkoba bukanlah gaya hidup keren, tapi pintu kehancuran. Satu linting, satu pil, bisa merenggut nyawa dan menghancurkan mimpi yang dibangun orang tua bertahun-tahun.


3. JADILAH PELOPOR KESELAMATAN BERLALU LINTAS

Banyak pelajar jadi korban laka lantas karena abai helm dan ugal-ugalan. Sayangi nyawamu, sayangi orang tuamu yang menunggu di rumah.


4. JARI-MU ADALAH HARIMAU-MU, BIJAK BERMEDSOS

Di era digital, satu jempol bisa jadi pahlawan, bisa juga jadi penjahat. Saring sebelum sharing. Jangan jadi pelaku cyberbullying yang merusak mental teman sendiri. Ingat, jejak digital tidak pernah hilang.


5. HIDUPLAH DENGAN PANCASILA

Jadikan Pancasila bukan hanya hafalan, tapi pedoman hidup. Toleransi, gotong royong, dan saling menghormati.


6. STOP TAWURAN DAN BULLYING

Tidak ada juara dalam tawuran. Yang ada hanya luka, duka, dan penjara. Jadilah siswa yang kuat karena prestasi, bukan kuat karena kekerasan.


Upacara yang berakhir pukul 08.30 WIB itu ditutup dengan pesan paling humanis:


Pulalah yang baik, belajarlah yang rajin. Buat bangga orang tuamu. Polri akan selalu menjadi sahabat kalian.


Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh keharuan. Para guru mengapresiasi langkah Polsek Carenang yang turun langsung menyelamatkan moral generasi muda.


Melalui Poldik, Polri membuktikan diri: Seragam coklat bukan untuk ditakuti, tapi untuk dicintai dan menjadi pelindung masa depan anak bangsa.