![]() |
| 10.000 Massa KMBP Siap Aksi Damai 27-29 Juli 2026 Jika Tuntutan Konstitusional Belum Ada Kepastian |
SERANG, AkalinNews.com – Koalisi Masyarakat Bojonegara Puloampel KMBP mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum PU Republik Indonesia ke Bojonegara, Kabupaten Serang, bersama Gubernur Banten, Bupati Serang, dan jajaran SKPD terkait.
Kunjungan tersebut merupakan respons langsung pemerintah pusat atas desakan konstitusional masyarakat Bojonegara dan Puloampel terkait urgensi pelebaran akses nasional Jalan Bojonegara–Puloampel yang selama ini menjadi pemicu kemacetan parah dan kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa.
*Rohmatulloh alias Romeo*, Inisiator KMBP, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar masyarakat.
"Kami warga Bojonegara dan Puloampel bersyukur atas kehadiran Bapak Menteri PU didampingi Bapak Gubernur Banten dan Bapak Bupati Serang. Kehadiran ini kami nilai sebagai langkah awal yang positif. Namun ada dua hal yang harus digarisbawahi: pertama, urgensi pelebaran jalan harus segera direalisasikan ke tahap konstruksi. Kedua, kami berharap kunjungan ini bukan hanya sebatas formalitas, karena masyarakat sudah terlalu sering menghadapi kemacetan dan lakalantas yang memakan korban jiwa," tegas Romeo.
Sebelum kunjungan Menteri PU, Tim KMBP telah melakukan roadshow ke kementerian terkait di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026, untuk menyerahkan berkas petisi sebagai tuntutan formal warga dua kecamatan.
Sebagai bentuk konsistensi perjuangan, KMBP memastikan akan menggelar *Aksi Damai Skala Besar Rakyat Bojonegara dan Puloampel* pada *Senin–Rabu, 27–29 Juli 2026* dengan estimasi massa sekitar 10.000 orang dari Kecamatan Bojonegara dan Puloampel.
"Aksi ini adalah upaya konstitusional kami untuk memastikan suara masyarakat didengar dan ditindaklanjuti nyata oleh pemerintah pusat. Kami menuntut keadilan infrastruktur. Janji harus dibuktikan dengan realisasi, bukan wacana," pungkas Romeo.
KMBP berharap Kementerian PU RI segera menyampaikan timeline dan komitmen teknis terkait pelebaran Jalan Bojonegara–Puloampel agar keresahan masyarakat dapat terjawab.
