SERANG, AkalinNews.com -- Aksi demo refleksi 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan M. Najib Hamas berujung ricuh antara masa HMI Cabang Serang dan Polisi di halaman Pendopo Kabupaten Serang, Selasa 26/05/2026.
Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam HMI Cabang Serang awalnya menggelar aksi di depan gerbang pendopo. Situasi memanas saat massa merangsek masuk dan membakar ban di depan gedung pendopo, hingga terjadi saling dorong dengan petugas kepolisian.
Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Serang Anang Ma’ruf Faisal menyebut aksi ini sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintahan selama setahun terakhir.
“Hari ini merupakan refleksi 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang,” ujar Anang di lokasi aksi.
Dalam tuntutannya, HMI menyoroti isu fundamental seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga aset daerah yang dinilai masih tumpang tindih dengan Kota Serang. Mereka juga menyoroti masalah truk ODOL di Bojonegara dan Pulau Ampel, tingginya angka pengangguran meski banyak industri, serta praktik percaloan kerja.
“Kami minta Bupati mengevaluasi Dinas Ketenagakerjaan. Banyak industri tapi pengangguran tetap tinggi. Praktik percaloan juga masih marak,” tegas Anang.
Menanggapi aksi tersebut, Wakil Bupati Serang Najib Hamas mengapresiasi peran mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Masukan yang solutif dan kritis ini jadi vitamin untuk kami. Nanti akan kami komunikasikan dengan dinas terkait,” kata Najib.
Ia juga menegaskan pentingnya transparansi informasi lowongan kerja agar masyarakat bisa mengakses peluang kerja secara terbuka.
