Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Tinjau Lokasi Banjir di Jayanti

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Tinjau Lokasi Banjir di Jayanti

Redaksi



TANGERANG -- Pasca banjir yang melanda wilayah Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu, 14 Januari 2026. Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya aliran Kali Cidurian setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.


Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A, S.H., S.I.K., memimpin langsung peninjauan lapangan didampingi Kabag Ops, Kasat Samapta, Kapolsek Cisoka Iptu Anggio Pratama Tanjung, S.Tr.K., M.Si., Bhabinkamtibmas Desa Cikande Aiptu Endang, serta unsur Muspika Kecamatan Jayanti yang terdiri dari Camat Jayanti, Sekcam Jayanti, dan perangkat desa setempat.



Dalam peninjauan tersebut, Kapolresta Tangerang melihat secara langsung kondisi permukiman warga yang terdampak banjir. Genangan air dilaporkan merendam sejumlah rumah warga, akses jalan lingkungan, serta fasilitas umum, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko kesehatan.
Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ia meminta seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mulai dari pengamanan wilayah, pendataan korban terdampak, hingga koordinasi lintas sektor.



“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami pastikan aparat kepolisian hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam pengamanan, evakuasi bila diperlukan, maupun pendistribusian bantuan,” tegas Kapolresta di sela-sela peninjauan.


Kapolresta juga menginstruksikan Kapolsek Cisoka dan Bhabinkamtibmas untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat potensi banjir susulan masih dapat terjadi apabila curah hujan tinggi kembali mengguyur wilayah hulu Kali Cidurian.



Sementara itu, Camat Jayanti menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan desa dan instansi terkait untuk melakukan pendataan dampak banjir, termasuk jumlah rumah terdampak dan kebutuhan mendesak warga. Ia juga menyoroti pentingnya langkah jangka panjang dalam penanganan banjir, khususnya normalisasi aliran Kali Cidurian yang kerap meluap saat musim hujan.


“Banjir di wilayah ini bukan kali pertama terjadi. Diperlukan perhatian serius dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi teknis, agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahun,” ujarnya.


Dari pantauan di lapangan, sejumlah warga mengeluhkan banjir yang kerap datang tiba-tiba, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah hulu. Mereka berharap adanya solusi konkret dan berkelanjutan, bukan hanya penanganan darurat setiap kali bencana terjadi.


Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir, sekaligus mendorong upaya pencegahan jangka panjang agar masyarakat di wilayah Taman Cikande dan sekitarnya tidak terus menjadi korban bencana tahunan akibat luapan Kali Cidurian.