SERANG, AkalinNews.com -- Jika air adalah sumber kehidupan, maka hari ini Kapolsek Petir AKP Priyanto, SH telah menghadirkan kehidupan itu untuk puluhan santri.
Di tengah teriknya siang, Rabu 16 September 2026 pukul 14.05 WIB, tetesan air jernih untuk pertama kalinya mengalir deras di Pondok Pesantren Dawatul Qoiriah, Kp. Tegal Sapan RT 06/02 Desa Petir. Bukan dari bantuan instansi besar, tapi dari hati tulus seorang Kapolsek Petir.
Kapolsek Petir AKP Priyanto, SH turun langsung ke pesantren bersama jajaran, memastikan bor air yang ia bantu benar-benar mengalir dan bisa digunakan santri untuk wudhu, mandi dan mengaji.
Saya tidak ingin santri kesulitan air bersih. Mereka adalah generasi penerus bangsa, penjaga agama. Selagi saya bisa bantu, saya bantu. Ini bukan soal jabatan, ini soal kemanusiaan, ucap AKP Priyanto dengan penuh ketulusan di hadapan para santri.
Momen mengharukan terjadi saat air pertama kali menyembur kencang. Para santri bersorak, Ustadz Oji Pimpinan Ponpes tak kuasa menahan haru.
Kami tidak bisa membalas apa-apa Komandan. Hanya doa yang bisa kami panjatkan. Semoga Bapak Kapolsek Petir AKP Priyanto, SH selalu diberi kesehatan, kelancaran tugas, dan keberkahan. Air ini akan jadi amal jariyah yang tak pernah putus, tutur Ustadz Oji.
Kini tak ada lagi cerita santri harus antre air. Tak ada lagi wudhu dengan air seadanya. Dari tangan dingin Kapolsek Petir, mengalir harapan, mengalir keberkahan untuk masa depan santri.
Hadir mendampingi Kapolsek, Kasium, Kanit Binmas, Kanit Samapta dan seluruh santri Ponpes Dawatul Qoiriah.
Inilah sosok Polri yang sesungguhnya. Dekat dengan umat, peduli dengan santri.
