![]() |
| Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea Achilles |
SERANG, AkalinNews.com -- Polda Banten melalui Polresta Tangerang bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang, KLH, dan instansi terkait terus mengupayakan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang terjadi sejak Rabu 01/07/2026.
Kabidhumas Polda Banten *Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, S.I.K., M.H.* menyampaikan koordinasi lintas sektoral sudah dimaksimalkan untuk mempercepat penanganan.
"Dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk ini, Polda Banten sudah berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang dan Kementerian Lingkungan Hidup. Kami kerahkan water bombing kapasitas 4.000 liter dari Jambi dan Sumatera Selatan untuk mempercepat pemadaman. Selain itu personel Ditsamapta dan Satbrimob juga kami turunkan lengkap dengan masker APD. Prioritas kami sekarang dua: padamkan api dan pastikan 64 warga yang terdampak aman di hunian sementara," jelas Kombes Pol. Maruli, Kamis 02/07/2026.
Selain upaya pemadaman, Polda Banten juga fokus pada keselamatan warga. Sebanyak 33 Kepala Keluarga terdiri dari 64 jiwa yang terdampak asap dan panas telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak.
"Selain upaya pemadaman, kami telah mengevakuasi 33 Kepala Keluarga terdiri dari 64 jiwa terdampak ke hunian sementara yang layak agar mereka dapat tinggal dengan aman dan nyaman," ucap Kabidhumas.
Untuk mendukung petugas di lapangan, Polda Banten menyiapkan alat pelindung diri berupa masker bagi seluruh personel yang bertugas. Pemadaman gabungan melibatkan Damkar Pemkab Tangerang, personel Ditsamapta, dan Satbrimob Polda Banten.
Di akhir, Kombes Pol. Maruli mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama.
"Kami imbau masyarakat sekitar TPA Jatiwaringin Mauk untuk tidak mendekati lokasi kebakaran. Selain berbahaya karena panas dan asap pekat, juga mengganggu aktivitas petugas di lapangan. Saat ini upaya pemadaman terus kami lakukan bersama Damkar dan Pemda," tegasnya.
Hingga Kamis sore, proses pendinginan dan pemadaman titik api masih terus dilakukan. Polda Banten akan terus memberikan update perkembangan di lapangan.
