Geram Dengan Kondisi Jalan Gorda, Buruh Galang Dana Sendiri: "Pemerintah Kemana Saja?"

Geram Dengan Kondisi Jalan Gorda, Buruh Galang Dana Sendiri: "Pemerintah Kemana Saja?"

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com -- 8 JUNI 2026 – Saat negara absen, buruh turun tangan. Geram dengan kondisi Jalan Gorda, Cikande, Kibin yang rusak parah bertahun-tahun tanpa perbaikan, serikat buruh yang tergabung dalam Forum Cigorda menggelar aksi penggalangan dana, Senin 8 Juni 2026.


Aksi digelar di Kecamatan Cikande meliputi Kelurahan Kibin dan Desa Julang. Dipimpin Ketua Koordinator FSB Cigorda Zulfikar, S.H, buruh kumpulkan dana untuk tambal sulam jalan yang tiap hari dilalui ribuan pekerja industri.


"Pemerintah Kemana Saja?"

 

Zulfikar melontarkan kritik pedas. Menurutnya, kerusakan jalan Gorda bukan cerita baru. Buruh sudah berkali-kali audiensi dan sampaikan keluhan ke pemerintah daerah. Hasilnya: nihil.


"Kami muak. Jalan ini jalur vital ribuan pekerja ke kawasan industri Cikande. Kondisinya berlubang, bergelombang, rawan kecelakaan maut. Kami sudah audiensi berkali-kali ke pemerintah. Janji doang, aksi nyata mana?" tegas Zulfikar.


"Kami bersama serikat buruh dan masyarakat sudah nggak bisa diam. Selagi menunggu itikad baik pemerintah yang entah kapan datang, kami inisiatif galang dana sendiri. Ini memalukan. Buruh yang gajinya dipotong tiap bulan, sekarang harus keluar uang lagi untuk perbaiki jalan negara," tambahnya.


Kritik Tajam: Negara Gagal Hadir


Buruh menyebut kondisi ini sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam memenuhi hak dasar warga: infrastruktur aman dan layak. 


"APBD Kabupaten Serang triliunan. Tapi untuk perbaiki jalan Gorda yang jadi urat nadi ekonomi Cikande saja pemerintah lelet. Ada apa? Buruh bisa galang dana dalam hitungan jam. Masa pemerintah nggak bisa kerjakan tugasnya?"sentil Zulfikar.


Kerusakan jalan Gorda bukan hanya soal kenyamanan. Lubang menganga + aspal amblas sudah makan korban: motor selip, truk rusak, waktu tempuh jadi 2x lipat. Tapi Pemkab Serang dan dinas terkait terkesan tutup mata.


Tuntutan Buruh: Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa


Buruh menuntut Pemkab Serang, Dinas PUPR, dan DPRD Kabupaten Serang segera turun dan realisasikan perbaikan permanen Jalan Gorda. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak.


"Aksi galang dana ini tamparan keras buat pemerintah. Kami buruh siap bersinergi gotong royong, tapi tanggung jawab utama tetap di negara. Jangan lempar tanggung jawab ke rakyat," tutup Zulfikar.


Redaksi mendesak pemerintah segera beri jawaban dan timeline perbaikan konkret. Redaksi akan terus kawal sampai Jalan Gorda benar-benar layak dilalui.