PWI Kabupaten Serang Sembelih 8 Ekor Kambing, Perkuat Kebersamaan di Idul Adha 1447 H

PWI Kabupaten Serang Sembelih 8 Ekor Kambing, Perkuat Kebersamaan di Idul Adha 1447 H

Redaksi


SERANG, AkalinNews.com -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serang kembali menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026. Tahun ini, organisasi wartawan tersebut menyembelih sebanyak delapan ekor kambing yang didistribusikan di beberapa wilayah.


Penyembelihan dilakukan secara bertahap di empat lokasi berbeda. Rinciannya, masing-masing dua ekor disembelih di Kecamatan Kragilan, Kecamatan Jawilan, dan Kecamatan Kibin. Sementara dua ekor lainnya disembelih di lingkungan Kantor Diklat PWI Jurnalis Boarding School (JBS).


Ketua PWI Kabupaten Serang, Andrea Nanda Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelaksanaan ibadah kurban, melainkan wujud nyata kepedulian sosial serta langkah strategis untuk mempererat tali persaudaraan antaranggota maupun dengan masyarakat sekitar.


“Alhamdulillah, pada Iduladha tahun ini PWI Kabupaten Serang kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban di beberapa lokasi. Kami berharap daging kurban ini dapat dirasakan manfaat dan keberkahannya oleh anggota PWI maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ujar Andrea saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu 27 Mei 2026.


Menurut Andrea, pemilihan beberapa titik lokasi bertujuan agar pembagian daging bisa lebih merata dan menjangkau anggota PWI yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Serang.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mitra strategis yang mendukung kegiatan ini. Kedelapan hewan kurban merupakan sumbangan dari sejumlah pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Serang dan Polres Serang.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepedulian dari Pemkab Serang, Polres Serang, dan mitra lainnya. Tanpa dukungan mereka, kegiatan berbagi ini tidak akan terlaksana dengan baik,” tegasnya.


Bagi PWI Kabupaten Serang, kegiatan kurban tidak hanya berhenti sebagai kewajiban ibadah semata. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas organisasi serta menjaga hubungan harmonis antara insan pers dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah ini.