![]() |
JAWA BARAT -- NS (12) seorang laki-laki asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), tewas secara tragis.
Ia meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam hingga bakar di tubuhnya.
Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik mengungkap adanya luka bakar di hampir seluruh bagian tubuh korban.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kombes Carles Siagian mengatakan, proses autopsi dilakukan setelah pihaknya menerima jenazah dari Polres Sukabumi.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar pada sejumlah bagian tubuh korban. Luka terlihat pada anggota gerak, terutama kaki kiri, punggung, hingga area wajah.
Ia menyebut, luka bakar tersebut tersebar di sekujur tubuh, termasuk lengan, kaki, paha, dan tangan.
Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah luka tersebut akibat tindak penganiayaan atau bukan.
"Kami tidak bisa menyebutkan apakah itu kekerasan atau bukan. Sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar," ujarnya.
Meski terdapat luka bakar, tim forensik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
Menurut Carles, luka-luka tersebut secara teori tidak serta-merta menyebabkan kematian.
"Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian," tuturnya.
